Catatan Harian Seorang Guru

Ikatlah ilmu itu dengan menuliskannya

Catatan Harian Seorang Guru header image 1

Kecelakaan Tugu Tani - Kronologis Tabrakan Maut Versi Pengacara Afriani Susanti

Januari 27th, 2012 · Berita

Terlepas dari benar tidaknya kronologi kecelakaan Tugu Tani yang dikemukakan kuasa hukum Afriani Susanti ini, biarlah penyidikan polisi yang akan membuktikannya.

Berikut adalah kronologis sebelum kecelakaan maut di Tugu Tani, Gambir, Jakarta Pusat versi kuasa hukum Afriani Susanti sebagaimana dirilis oleh Okezone.com (Kamis, 26 Januari 2012).

Malam itu ada tiga lokasi yang didatangi Afriani yakni sebuah kafe di Kemang, Hotel Borobudur dan diskotik Stadium.

Sebelum kejadian maut ini, Afriani cs pergi ke Kemang untuk menghadiri sebuah pertemuan dengan kliennya.

“Dia ke Kemang ketemu sama rekan kerja. Ngomingin soal project iklan di sana,” kata kuasa hukum Afriani, Efrizal saat dihubungi, Kamis (26/1/2012).

Setelah itu, lanjutnya, Afriani cs menghadiri pesta pernikahan di Hotel Borobudur seorang temannya. “Itu untuk pesta pernikahan temannya,” tambahnya.

Baru setelah menghadiri pesta pernikahan tersebut, Afriani cs pergi ke sebuah klub malam di Hayam Wuruk, Jakarta Barat. “Setelah itu dia ke Stadium,” jelasnya.

Dia menambahkan, saat kejadian kecelakaan, Afriani tidak sedang mabuk. “Setelah dia pakai itu, dia langsung tinggi. Tapi memang tetap melek. Dia sadar enggak kenapa-kenapa. Jadi dia inistiaf sendiri setir mobil,” tambahnya.

Karena letih, Afriani kemudian kehilangan kesadaran dan tak bisa mengendalikan mobil hingga menabrak dan menewaskan 9 orang di Gambir, Jakarta Pusat.

“Yah karena mengkin capek pas bawa itu tidak ada kehilangan kesadaran dan enggak ada penghalang di depannya. Enggak ada bus, jadi waktu itu dia bilangnya ngakunya injak rem tapi tahu-tahu mobil kok malah tambah cepat sampai akhirnya nabrak para korban,” tambahnya.

Setelah kejadian, Afriani langsung melapor ke ibundanya bahwa telah menabrak orang dan menewaskan 4 orang. “Dia lapor ke ibuya dia nabrak empat orang dia lihat tewas di depan dia,” ceritanya. (abe)

→ 1 CommentTags: ···

Antara Nenek Gayung dan Suster Ngesot

Januari 23rd, 2012 · Sosial Ekonomi

Beberapa pekan ini, fenomena nenek gayung menjadi heboh di Jakarta, terutama di Jakarta Timur. Berbagai spekulasi mistis muncul mengiringi berita nenek gayung yang semakin hangat di jagat maya.

Berbagai blog besar, termasuk blog Info Terpanas, mengupas fenomena nenek gayung dari berbagai sudut pandangnya.

Nuansa mistis dan bisnis sepertinya terasa di maraknya isu nenek gayung ini. lebih tepatnya bisnis yang dibalut dengan mistis.

Ambil contoh fenomena suster ngesot. Kalau produser mengambil nama suster ngesot sebagai trade mark dagangan mereka, maka tentu sudah tidak akan laku lagi. Sudah berkurang daya jualnya.

Nah, maka sebelum memunculkan nama dagang dalam bentuk film, maka dimunculkan dahulu sebuah sosok, yaitu nenek gayung. nanti setelah masyarakat heboh dan bertanya-tanya tentang nenek gayung, barulah mereka membuat filmnya.

Adalah fenomena nenek gayung ini sebenarnya adalah strategi dagang pembuat film? Kita tunggu saja kebenarannya.

→ No CommentsTags:

Menanti Runtuhnya Ekonomi Amerika

Agustus 13th, 2011 · Sosial Ekonomi

Dibalik “kegagahan” Amerika yang kita saksikan hari ini, ternyata Amerika sedang berada diambang kehancuran. Hutang Amerika kini benar2 mencapai titik kritis. Data terakhir yang saya dapatkan, sebagaimana disebutkan Nico Omer di Tabloid Kontan, hutang AS kini lebih dari US$14 trillion, dan sejak 2008 telah meningkat sebesar US$1 trillion setiap 7 bulan! Sebagai perbandingan, dari 2002 sampai 2008, peningkatan hutang sebesar 1 trilyun dolar AS terjadi dalam 20 bulan. Sementara di periode 1995-2000, peningkatan US$1 trillion tersebut terjadi dalam 5 tahun.

Perhatikan grafik dibawah ini: [Read more →]

→ 1 CommentTags: ··